Diabetes Pada Kucing

Posted: February 20, 2009 by vet02ugm in Our Case

drh. Zita Okarina

@ZitaPetClinic, Jl. Raya Muchtar no 8, Sawangan – Depok

082134827999

 

Bubu, Kucing Domestic Short Hair, jantan berusisa 7 tahun datang pada tanggal 15 January 2009 dengan keluhan kesulitan untuk urinasi. urine bercampur darah berwarna merah.
bubu-copy
Xray menunjukan adanya sediment pada kandung kemih dan ginjal (bagian dasar bladder, nampak radio-opaque). USG (ultrasonoghraphy) menunjukan hyper-echoic, menandakan sediment pada kandung kemih (sedimen nampak mengambang). Urine test dengan reagent strip dihari pertama (15/1) didapat Protein : 300 (++) dan Glucose : 250 (+). Treatment: injeksi Clavulox dan Dexamethasone selama 6 hari, pakan dirubah menjadi c/d diet (science plan*), fluid therapy dan duphalyte (amino acid) selama 6 hari, diazepam dihari pertama. Dengan diazepam diaharap mampu merelaksasi spinchter dari urinary. hari kedua, urine berwarna kuning jernih.

Hari ketiga, dilakukan kateterisasi (dengan sedative Zoletil*) karena kandung kemih masih terasa besar. Penggunaan Zoletil sebagai anastesi disini karena sifatnya yang
ringan, dan termasuk short acting. Tentunya lebih ringan daripada
kombinasi ketamin-xylazine.


Urine yang keluar bercampur warna merah kecoklatan sehingga selakukan kateterisasi selama 3 hari. Urine test hari ketiga didapat Protein : 100 (++) dan
Glucose 500 (++).

Diduga kucing menderita FLUTD (Feline Lower Urinary Tractus Disease), disebabkan karena adanya urinary obstruction

Selain problem FLUTD, nampak gambaran glukosa dalam urine tinggi.

pada hari pertama : (+)
hari kedua : (++)
kemudian pada hari ketiga, diambil darah dan dilakukan pemeriksaan
lewat test kit automatic.
glucose test result (17/1)
jam 11 pagi : 10.3 mmol/L
jam 3 sore : 8.2 mmol/L
hari keempat (18/1)
jam 10 pagi : 4.9 mmol/L
jam 12 siang : 6.9 mmol/L
Hari kelima (19/1) :
jam 1 siang : 11.3 mmol/L
Hari ketujuh (21/1) :
jam 10 pagi : 10.2 mmol/L
Hari kedelapan (22/1) :
jam 1 siang : 9.4 mmol/L
Hari kesembilan (23/1) :
jam 3 sore : 7.6 mmol/L

Sedangkan kisaran normal :
fasting : 3.9-5.6 mmol/L
non fasting : < 8.0 mmol/L

Karena Bubu menderita diabetic, maka akan sangat berbahaya bila
dilakukan operasi pengambilan sediment/calculi/batu ginjal.
Karena itu Bubu diberi insulin sebanyak 2 unit (bukan 2 ml), intra muscular dengan syringe khusus insulin.
I.V Fluid pun tetap dilanjutkan sampai hari keenam (20/1).
Demikian pula dengan kateter, tetap menempel pada ureter Bubu hingga
hari hari kelima (total hanya dua hari, karena selepas itu kucing bisa
kencing sendiri)

Selepas itu, setelah hari kesembilan nampak kucing mulai makan
sendiri, dan mata lebih berbinar

KUCING KASUS DIABETIC INI DINYATAKAN SEMBUH

Comments
  1. elieve says:

    Menurut sy,akan lebih tampak cantik kl sesudah kucing dikateter,dilakukan x’ray kmbli dgn kontras udara..so qt bs liat ad ap sbnrnya d dlm VU..apakah ad batu,pasir,or tumor..n bs jg utk m’lht gmn keadaan dinding VU,shg qt bs m’informasikn k klien,gmn tingkat keparahan dr cystitis kucing..

    Sori lg,,numpang ngobrol..he3x!

  2. aldi says:

    agak susah niy buat baca derajat keparahan cystitis,kayaknya butuh ketelitian dan pengalaman yg sangat.

    oiya,klo diabetes pd anjing+kucing boleh ngk qta pake human-insulin?
    krn kmrn di kucing,aku pake insulin manusia ya blood glucose-nya turun,tp entah krn ngk makan ato pngaruh insulin.
    aku blm punya referensinya.

    thx

  3. Zita says:

    disini juga pake human insulin kok ‘di. .
    untuk mengetahui kontrol insulin, ya memang sebelum di injeksi dan sesudah harus dilakukan tes darah menggunakan glucose test kit, seperti yang sudah dimuat di blog kali lalu.

    derajat keparahan cystitis, ya memang lebih baik menggunakan X-ray metode kontras.

    salam

  4. Squallus says:

    mungkin kucingnya belum ke tahap diabetes, baru gangguan metabolik dikarenakan gangguan asupan makanan (maybe). ketosis yang berkelanjutan juga akan meningkatkan glukosa salam darah dan mirip diabetes.

    cystitis penyakit yang cukup rumit, sekilas dari namanya mudah tapi terapinya sulit.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s