BLOOD TRANSFUSION (Transfusi Darah)

Posted: November 9, 2009 by vet02ugm in Article

Drh. Zita Okarina

@ZitaPetClinic, Jl. Raya Muchtar no 8, Sawangan – Depok

082134827999


Transfusi darah pada anjing dan kucing dapat dilakukan. Layaknya manusia, hewan pun mengalami anemia atau kekurangan darah. Dalam hal blood loss, untuk kasus-kasus hewan (khususnya anjing) yang kekurangan darah, dapat dilakukan transfusi darah, meskipun sebaiknya menggunakan darah dari keluarga pihak sang anjing, seperti indukannya.

Ada macam-macam tipe darah pada hewan.
Pada kucing (feline) ada 3 tipe : A, B, AB
Sedangkan pada anjing (canine) lebih kompleks lagi, disebut dengan DEA (Dog Erythrocyte Antigen) :
ada 13 macam. Dari DEA 1 hingga seterusnya.

Crossmatch
Untuk menentukan apakah darah pendonor dan darah recipient tidak
menimbulkan efek alergi, bisa diuji dengan CROSSMATCH TEST.
Ada macam-macam jenis Crossmatch Test.
– donor RBC* (major) : RBC pendonor dicampur dengan plasma recipient
– donor Plasma (minor): plasma pendonor dicampur dengan RBC recipient
– untuk transfusi darah : lakukan keduanya (major and minor crossmatch)
Tapi pada umumnya, darah pendonor dan darah recipient dicampur apakah
terdapat koagulasi atau tidak.

If, the result is breakdown, it should NOT be given!

Untuk kasus-kasus emergency, satu hingga dua kali transfusi tanpa di test dengan crossmatch test tidak berbahaya. Efek samping yang biasa muncul berupa vomit dan mata bengkak. Bila hal itu terjadi, segera berikan Antiinflammatory (dapat menggunakan Dexamethasone) atau Antihistamin.

Untuk Transfusi darah itu sendiri, cara yang kita gunakan sangatlah mudah dan praktis.Pertama, siapkan anjing yang mau mendonor, usahakan BB min 20 kg, dari situ kita bisa mengambil darah antara 80cc – 300cc.
Kedua, siapkan syringe (spuit) ukuran 20 cc, dan diisi dengan 3 cc
antikoagulan didapat dalam kantung transfusi manusia.
Ketiga, syringe yg sudah berisi antikoagulant bisa dipake untuk
mengambil darah sang pendonor dengan menggunakan “Scalp Vein Set” atau
disebut “Butterfly”
Keempat, dengan membendung Vena sang pendonor, darah diambil dan
dibantu dengan memompa bagian tapak kaki. dan sementara itu darah
dalam syringe diguncang perlahan-lahan untuk mencegah penggumpalan
terjadi.
Kelima, darah ditransfer ke anjing yang memerlukan.
Keenam, tolong ingat kecepatan mentransfusi bisa antara 1 cc per 1
menit, atau bila terdapat masalah dengan jantung kurang dari 4
cc/kg/hour.

note: Untuk anjing pendonor diberikan penenang terlebih dahulu.
Penenang biasanya menggunakan Zoletil atau Diazepam ataupun Valium,
intra venous.
Dr. Zita Okarina, DVM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s