Kucing Dan Anjing “Vegetarian”

Posted: December 14, 2011 by vet02ugm in Article
Tags: , , ,

 

Sebelum mencari tahu boleh atau tidaknya anjing dan kucing anda menjadi vegetarian, ada baiknya telusuri sejarah lahiriah dari anjing dan kucing tersebut.

Anjing adalah makhluk omnivora dimana kucing merupakan hewan karnivora. Omnivora (atau sarwaboga) (dari bahasa Latin: omne = semua/semuanya; vorare = melahap) adalah spesies yang memakan tumbuhan dan hewan sebagai sumber makanan pokoknya. Karnivora (satwaboga atau maging) (dari bahasa Latin: carne = daging and vorare = melahap) adalah hewan yang makanannya kebanyakan adalah daging, baik yang dimakan hidup-hidup atau berasal dari daging hewan yang sudah mati. Kata ini juga dapat digunakan untuk menyebut mamalia dalam ordo Karnivora yang pada umumnya sesuai dengan definisi pertama. Karnivora yang memakan serangga sebagai makanan utamanya disebut insektivora, sedangkan karnivora yang memakan ikan sebagai makanan utamanya disebut piskivora.

Jika anda adalah seorang vegetarian, (adalah sebutan bagi orang yang hanya makan tumbuh-tumbuhan dan, tidak mengonsumsi makanan yang berasal dari makhluk hidup seperti daging dan unggas, namun masih mungkin mengonsumsi makanan laut seperti ikan, atau produk olahan hewan seperti telur, keju, atau susu), maka tidak seharusnya hewan peliharaan anda menjadi vegetarian.

Apabila anda ingin memberikan makanan rumahan (home-cooked food) bagi hewan peliharaan anda, anda diperbolehkan selama yang anda berikan kepada hewan peliharaan anda adalah nutrisi yang seimbang dan bukan yang anda temukan secara kebetulan dengan mencoba-coba. Tanpa adanya nutrisi yang seimbang, kucing yang diberi diet vegetarian akan mempunyai resiko tinggi mengalami kekurangan (defisiensi) asam amino dan vitamin (misal lysine, trytophan, vitamin A, dsb.) yang dapat menyebabkan penyakit yang dapat membahayakan jiwa kucing anda. Lain hal jika anda memiliki anjing, anjing dapat diberikan protein nabati (protein yang berasal dari non-hewani), untuk itu anjing masih memungkinkan diberikan diet vegetarian. Akan tetapi, tidak semua anjing menyukai diet tersebut dikarenakan protein hewani (protein yang berasal dari bahan hewani) mempunyai tingkat rasa yang lebih baik.

Banyak para pemilik anjing dan kucing yang memilih untuk memberikan hewan kesayangan mereka diet vegetarian atau makanan masakan rumah (home-cooked food) daripada memberikan makanan anjing atau kucing yang ada dipasaran (commercial pet food). Alasan yang paling mendasar adalah bahan utama dari pet food tersebut adalah daging yang sebenarnya masuk ke dalam kategori 4D (dead, dying, diseased, disabled). Dalam kategori tersebut biasanya berasal dari bagian-bagian hewan yang tidak layak dikonsumsi oleh manusia namun banyak diambil banyak pabrik-pabrik pengolahan petfood, kebanyakan dari bagian-bagian tersebutmengandung hormon, pestisida dan antibiotik yang sama yang terdapat di produk-produk hewani untuk dikonsumsi manusia.

Penjelasan diatas bukan berarti menutup kemungkinan anda tidak dapat memberikan diet vegetarian kepada hewan kesayangan anda, namun sebelum melakukan semuanya anda dianjurkan untuk berkonsultasi ke dokter hewan anda.

Sumber dari tulisan ini didapat dari :

Laman web petmd dot com

Laman web wikipedia dot org

Laman web peta dot org

Laman web treehugger dot com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s